Selamat Datang.. Sukses Selalu untuk anda dan saya..

Selasa, 24 Juni 2008

Di Indonesia, komunikasi di internet terbukti efektif menciptakan awareness dan sales!

Berkali kali saya mendapat pertanyaan, seberapa efektifkah aktifitas komunikasi di Internet. Seberapa works di Indonesia? Siap ngga konsumen kita dengan itu? Dan serentetan pertanyaan-pertanyaan lain yang ujung-ujungnya sama: Bisa bikin sales saya naik apa ngga. Jangka pendek dan jangka panjang.

Bicara soal jawaban, kebanyakan konsultan marketing/komunikasi yang mencoba melebarkan sayap dengan merambah online sering memberi jawaban dengan sejumlah contoh kasus luar negeri seperti viral mini movie-nya BMW, viral Subservientchicken-nya Burger King,iklan-iklan AXE dan VW luar negeri atau video-video di You Tube yang buat saya ‘please deh, emang itu secara infrastruktur, consumer insight dan online behavior nyambung sama pasar indonesia?’.

Padahal yang diperlukan oleh klien atau pun pemilik brand adalah contoh-contoh kasus lokal karena lebih real, lebih membumi, lebih dekat, lebih kebayang. Kalau contoh kasus brand luar dan berhasil di luar negeri sih ngga heran. Paling gampang emang mencomot sukses story dan menjadikannya sebagai contoh. Cuma yang jadi pertanyaan, contoh-contoh itu executable ngga di Indonesia? Akan seberhasil ‘di luar’ kah ketika hal yang sama diterapkan di sini?

Mungkin, karena selama ini mayoritas atau bisa dibilang hampir semua konsultan marketing/komunikasi memang belum memiliki contoh kasus yang Indonesia banget. Dikerjakan sendiri, menyasar pasar Indonesia, dan berhasil. Mungkin.

Dan dari pada disimpan di dapur sendiri, maka kali saya akan cerita sedikit tentang online communication yang sudah dikerjakan Virus terhadap beberapa klien kami seperti Hewlett Packard, XL dan Toyota. Mudah-mudahan sharing ini bisa berguna untuk meyakinkan Anda atau siapapun yang ingin membawa brand-nya memasuki dunia komunikasi di internet.

XL XPLOR.

Untuk brand yang sangat heavy berkomunikasi tentang RP 1/detik via TV dan Print Ad, akan menjadi kurang maksimal jika masuk ke online hanya bertujuan membangun awareness. Karenanya, XPLOR memiliki objektif yang lebih advance, yaitu menciptakan sales. Setelah melewati tahapan riset konsumen dan penggarapan strategy online, Virus kemudian meluncurkan www.makinseru.com yang antara lain bertujuan menjaring konsumen baru Xplor.

Tanpa diiklankan di TV atau pun cetak, dalam 3 bulan site ini dikunjungi oleh puluhan ribu pengunjung, menjaring lebih dari 800 registrant baru, di foward lebih dari 900 kali, dikunjungi tak hanya oleh pengunjung dalam negeri tapi juga dari Amerika, Malaysia dan Singapore.

Tak hanya itu, selama masa campaign, kunjungan ke produk site www.xl.co.id juga meningkat belasan kali lipat. Jika sales via internet di Indonesia rata-rata 0,1 %, maka XPLOR lewat www.makinseru.com berhasil mencapai 0,5%.

Secara keseluruhan sales, pihak XPLOR menyebut aktifitas ini jauh lebih efektif dibanding offline.

Hewlett Packard.

Sejumlah online campaign dilakukan oleh Hewlett Packard tahun ini. Diantaranya adalah campaign Multi Function Printer lewat SOS Contest yang dalam 2 bulan berhasil mengundang ribuan orang berpartisipasi untuk sharing story, meski tidak sebuah sharing diapproved. Virus juga melakukan kerjasama dengan 10 blogger terkemuka di Indoesia untuk melakukan product review. Hasil dari product review tersebut adalah terciptanya viral effect ke sejumlah blog lain.

Online Campaign lain dari Hewlett Packard yang layak dicatat adalah launching HP Mini. Ada 2 tahap komunikasi pada launching HP mini ini. Tahap pertama adalah pre-launch yang kontentnya berupa simple kuiz yang kemudian disambung dengan launch yang kontentnya berupa ‘Inseparable Contest’.Jadi, website www.hp.co.id/myhpmini ini mengalami 2 kali masa ganti kulit dan content.

Tanpa campaign di media cetak dan tanpa memasang online banner di portal-portal besar seperti yahoo atau pun detik.com, di tahap pre launch, dalam satu hari (catat: 1 hari!) lebih dari 1500 orang mengikuti kuis dan angka ini terus meningkat menjadi 3500 peserta di hari ke -2! Juga, dalam 2 hari, tercatat 100 orang meng-confirm untuk membeli HP Mini.

Untuk 2 online campaign di atas, HP Regional bahkan menyebutnya sebagai ‘great work and number’

Saat ini, campaign Inseparable Contest juga masih berjalan. Silahkan klik ke www.hp.co.id/myhpmini, silahkan bergabung kalau tertarik. Berhadiah laptop HP Mini, HP Printer etc dan kalau mau, bisa menikmati inseparable moment seharian penuh sama HP Ambassador, si ganteng Christian Sugiono. Beneran! It’s not a joke!

*******

Masih ada cerita lain sekitar online campaign Indonesia yang ingin saya share dengan contoh kasus Toyota dan Telkom. Tapi tangan saya sudah lumayan pegal menulis postingan sepanjang ini, plus, waktu saya nge-blog juga terbatas.

Kalau Anda tertarik mengetahui lebih detail mengenai apa mengapa dan bagaimana menciptakan campaign di internet yang berhasil, silahkan ikuti saja Seminar Online Strategy pertama di Indonesia yang mengupas kasus-kasus lokal. Pembicara utama seminar ini adalah Indonesia Online Marketing Guru, Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting yang merupakan salah satu sosok arsitek keberhasilan detik.com hingga menjadi portal berita no 1 di Indonesia dan masuk dalam brand yang tak bisa lepas dari hidup konsumen Indonesia selama 24 jam versi majalah Marketing MIX .

Pak Nukman juga sosok dibalik portal swa.coid, bisnis.com, selular.co.id dan masih banyak lagi portal lainnya.

Insya Allah saya juga akan akan di sana, sharing tentang sejumlah brand yang ditangani Virus seperti XL, Hewlett Pakcard, Toyota serta Telkom.

Informasi selengkapnya bisa dilihat di http://www.virtual.co.id/seminar_onlinestrategy.php

Bermarketing via internet # low budget marketing!

Artikel bagus untuk menambah ilmu sebagai internet marketing. Artikel ini saya dapat di milis TDA.
Happy Reading..

Banyak orang mengidentikkan bermarketing di internet sebagai aktifitas marketing yang low budget, alias murah rah tapi hasilnya bisa mak nyuss. Salah satu contoh aktifitas yang sering disebut adalah viral. Dengan biaya yang kecil bisa membawa hasil yang besar. Ketika saya membaca blog pak Nukman yang membahas seminar Hermawan Kartajaya yang bertajuk ‘Low budget High Impact Marketing’, lagi-lagi pemahaman itu muncul di kalangan pembaca.

Buat saya, pemahaman itu layak dikoreksi.

Dalam kenyataannya, bermarketing via internet tidak identik dengan low budget dalam arti yang veeerry looow karena untuk mendevelop strategi, mengeksekusi hingga melakukan promosi bisa menghabiskan biaya ratusan juta hingga milyaran rupiah.

Lalu jika begitu, dimana letak low budgetnya?

Bermarketing di internet bisa disebut low budget high impact ketika dilakukan dengan strategy dan ekskusi yang tepat sehingga menghasilkan ROI online yang maksimum. ROI online adalah hal yang bisa di measure jika dari awal kita punya objektif, standarisasi dan cara pencapaian objektif yang strategis.

Bermarketing di internet disebut low budget marketing jika dibandingkan dengan aktifitas traditional marketing lainnya seperti yang saat ini banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar yang menggelontorkan budget belasan hingga puluhan milyar untuk disebar di TV dan media cetak. Hasilnya memang luar biasa. Cucok. Budget besar, impact besar.

Namun, mengutip di blog pak Nukman, Hermawan Kartajaya mengkategorikan langkah ini sebagai langkah yang bodoh, karena saat ini ada new wave marketing, yaitu sebuah langkah yang memanfaatkan perubahan habbit di konsumen yang disebabkan oleh munculnya teknologi yang dalam hal ini adalah internet. Lahirnya komunitas online, social networking merubah total cara pendekatan produsen kepada konsumen. Dengan strategy yang tepat, memanfaatkan internet
bisa menjadi langkah cerdas dalam menekan budget marketing.

Jadi, low itu bukan looooow. Tapi ‘low’ jika dibandingkan dengan impact yang didapat jika campaign berhasil DAN jika dibandingkan dengan komunikasi di medium lain.

Sebuah viral yang didevelop dengan konsep low budget bisa menjadi high budget jika tidak berhasil menimbulkan efek fowarding atau pun buzz.

Sebuah komunitas yang tujuannya mengumpulkan pecinta brand bisa menjadi cost centre jika hanya didatangi para ‘petualang cinta’ yang hanya berkunjung ketika ada hadiah menarik.

Kunci dari semua aktifitas bermarketing/berkomunikasi di internet adalah strategy.

Tanpa strategy, tidak akan ada ROI Online yang maksimum.

Tidak ada ROI Online yang maksimum, berarti hilangnya uang, waktu, tenaga dan kesempatan.

Kalau sudah begitu, Bye Bye Low Budget Marketing. Welcome No Impact marketing.



Jumat, 20 Juni 2008

Internet Murah

Ingin menjadi Internet Marketing? Mau Bebas Nge-net? Internet Murah?

Pasti mau donk nge-net 24 jam sehari dan bisa download sambil di tinggal tidur. Itu yang kami lakukan di Perumahan Duta Harapan Jl. Duta Graha VII Bekasi Utara, hanya dengan membayar 100 ribu per bulannya kami bebas ngenet selama 24 jam tanpa batas.

Ide ini saya dapatkan dari RT/RW netnya bapak onno purbo. Dengan member 10 rumah dan jarak rumah yag tidak terlalu jauh memungkin kami share internet.

Kini di duta harapan sendiri sudah 2 gang yang nge-net murah dan tentunya seperti iklan di televisi " internet masuk kammmpuuuung, nge-net yuuukkk "

So, bagi rekan- rekan yang berminat untuk berinternet murah di rumah dan memperpanjang silaturahmi dengan tetangga silahkan YM saya, saya akan kirimkan perincian biaya dan kita bisa share benefit dan kendala di lapangan.

Selasa, 17 Juni 2008

Agile Messenger


Terinspirasi dengan menambahkan YM status pada blog ada beberapa messenger untuk hand phone berbasis symbian. Agile messenger menurut saya paling oke, walaupun harus berbayar tiap bulannya 10 ribu rupiah di bandingkan dengan messenger lainnya yang sedikit merepotkan hehe.. saya tidak tahu apakah karena belum terbiasa atau saya memang gaptek.

Menggunakan reporo, mova messenger, morange, sh messenger duh.. bikin jari kriting karena saat chatting berada di layar yang berbeda. Secara berapa besar sih layar hand phone?

Lain dengan agile messenger, tampilan agile lebih mudah dan layaknya kita membuka browser di komputer dengan beberapa tab. Mau chatting dengan berapa orang sangat mengasyikan.
Bukan hanya dengan id yahoo saja loh messengeran di agile, tapi bisa juga dengan aim, aol, gmail.


So.. pengen coba? download disini